Minggu

Hambatan-hambatan dalam komunikasi


Komunikasi adalah suatu cara untuk menyampaikan informasi antara satu orang dengan orang yang lain. Sebagai makhluk sosial manusia pasti melakukan komunikasi agar dapat berinteraksi satu dengan lainnya, oleh karena itu komunikasi saat erat hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial.

Komunikasi dapat dikategorikan menjadi 3 kategori:
1. Komunikasi Antar Pribadi
Komunikasi yang dilakukan antar pribadi, agar diantara pribadi-pribadi tersebut mencapai suatu kesamaan pengertian, sehingga tercapai tujuan bersama.

2. komunikasi Kelompok.
Komunikasi kelompok adalah suatu komunikasi yang terjadi di dalam suatu kelompok, sehingga komunikasi menjadi lebih luas.

3. Komunikasi Massa.
Komunikasi massa adalah suatu komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan alat baik itu media cetak maupun media elektronik.

Terdapat 5 unsur dalam komunikasi, yaitu:
1. Komunaktor.
2. Menyampaikan berita.
3. Berita-berita yang disampaikan.
4. Komunikasi.
5. Tanggapan / Reaksi.


Hambatan-hambatan Dalam Berkomunikasi
Dalam praktek berkomunikasi, kita akan mengalami berbagai macam hambatan-hambatan sehingga tujuan atau pesan dari maksud informasi yang di komunikasikan itu tidak dapat diterima degan baik oleh orang yang menerima informasi tersebut.
Adapun hambatan-hambatan yang sering terjadi dalam suatu komunikasi antara lain:

a)Berkomunikasi sesuai dengan bahasa para pendengarnya
Seseorang yang hanya lulusan SD tentunya akan sulit mengerti pembicaraan seorang sarjana psikologi yang berbicara menggunakan bahasa-bahasa psikologinya.

b)Gangguan
Gangguan ini dapat berupa suara yang bising pada saat komunikasi berlangsung.

c)Pengaruh Emosi
Pada saat marah seseorang akan kesulitan menerima informasi.

d)Mengerti keinginan arah pembicaraan para pendengarnya.
Sekelompok remaja SMA tentunya wajar jika tidak tertarik pada pembicaraan mengenai permasalahan bagaimana merawat dan mendidik balita yang disampaikan seorang ibu rumah tangga.
e)Mengerti kelas sosial para pendengarnya.
Sekelompok petani didesa tentunya tidak mengerti dan tidak tertarik pada pembicaraan seorang pialang mengenai perdagangan saham.

f)Memahami latar belakang serta nilai-nilai yang dipegang teguh para pendengarnya.
Seorang ahli presentasipun akan sangat kesulitan menembus dan merubah "kekebalan" (kekeras-kepalaan) pendapat seorang individu apalagi kelompok masyarakat yang mengkonsumsi makanan pokok nasi menjadi gandum, kentang atau lainnya walaupun didukung "bukti-bukti dan alasan yang kuat dan benar".

Oleh karena itu kita harus mengetahui apa yang akan kita komunikasikan dan dengan siapa kita berkomunikasi tersebut sehingga tujuan dari komunikasi tersebut dapat tercapai dan tidak mengalami miss communication yang menyebabkan orang salah mengambil kesimpulan tentang apa yang kita komunikasikan.

1 comments

Anonim

TERIMAKASIH.. sangat bermanfaat..

Poskan Komentar

Silahkan Berikan Komentar Anda Disini.